Bagaimana Menerima Berkat dari Tuhan
bacaan: Yohanes 3:27 "Tidak ada seorang pun yang dapat mengabil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga."
Cobalah tanyakan: hidup ini sulit atau mudah? Jawabannya: tergantung bagaimana respon dan cara kita melihat hidup ini. Hidup akan menjadi sulit dan berat, jika kita selalu ngotot memaksakan kehendak kita sendiri. Tetapi Jika kita mengerti firman Tuhan di atas, saya yakin hidup ini akan menjadi mudah dan indah.
"Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga."
Berdasarkan ayat ini, penentu hidup itu adalah Tuhan. Tuhan yang menentukan apakah kita menerima sesuatu atau tidak. Apakah yang sudah kita terima itu masih boleh terus dinikmati bahkan bertambah-tambah banyak. Semuanya itu ditentukan oleh Tuhan.
Seperti halnya nafas hidup. Kita tidak bisa menentukan, cuma bisa berharap bisa memiliki umur panjang namun penentunya adalah Tuhan. Mengapa? Karena Tuhan adalah Pemilik hidup kita.
Begitu juga dengan jodoh. Anda sudah mencintainya tetapi jika Tuhan tidak memberikannya sebagai pasangan hidup Anda, maka ia tidak akan bisa menjadi milik Anda. Anda tidak boleh kecewa supaya hidupnya tidak menjadi sulit dan lelah karena ngotot untuk memgambil sesuatu untuk diri Anda padahal Tuhan tidak memberikannya.
Apa pun juga yang Anda minta dan doakan kepada Tuhan, ujung-ujungnya Anda harus mengakui "Tuhanlah yang menentukan" apakah Anda akan mendapatkannya atau tidak. Jika Tuhan memberikan sesuatu kepada kita, Dia ingin memastikan bahwa pemberian-Nya itu bisa diurus atau dikelola dengan baik.
Apa yang membuat Sorga memberikan sesuatu kepada kita? Ada 3 (tiga) faktor:
1. Tuhan itu melihat KESANGGUPAN kita masing-masing
Matthew 25:14-15, "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. 15 Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
Ukuran pemberian dari Tuhan ditentukan oleh kesanggupan kita dalam mengelola pemberian-Nya itu. Tuhan sangat tahu ukuran kesanggupan kita untuk menerima berkat-Nya. Oleh karena itu, kita patut berdoa agar Tuhan memberikan berkat-Nya sesuai dengan porsi kesanggupan kita. Sebagaimana doa Agur bin Yake:
Amsal 30:7-9, "Dua hal aku mohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni: 8 Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. 9 Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku."
Begitu juga ketika Tuhan hendak memberikan karunia rohani-Nya. Setiap orang diberikan Tuhan karunia rohani yang berbeda-beda menurut kepribadian dan watak bawaan orang itu. Di sini Tuhan melihat kesanggupan seseorang berdasarkan kepribadian atau watak bawaannya.
Jika orang itu diberikan karunia iman dan karunia kepemimpinan, hal itu hanya diberikan Tuhan kepada orang yang punya sifat dasar pemberani dan berjiwa spekulasi. Sebab iman tanpa perbuatan adalah mati. Perbuatan itu dari sisi manusianya adalah spekulasi yang mengandung unsur resiko.
Jika orang itu penakut, tidak punya jiwa spekulasi dan tidak suka mengambil resiko. Disuruh beli gedung tidak berani, malah bertanya mana duitnya? Jika wataknya tidak ada jiwa spekulasi maka susah buat Tuhan memberikan dia sebuah karunia iman. Jadi karunia apa yang harus diberikan kepada orang itu? Ya cukuplah Karunia Berbahasa Lidah! Karunia tidak mengandung unsur resiko, hanya menggerak-gerakkan lidah saja dan duduk-duduk di bangku.
Kesanggupan natural atau sifat bawaan ini bisa diubah jika kita mau membuka diri terhadap pekerjaan Roh Kudus dan melakukan prinsip firman-Nya. Tuhan bisa mengubah kesanggupan natural atau alamiah seseorang. Seorang pemalu, rendah diri dan tidak suka bicara bisa diubah Tuhan menjadi seorang yang mudah bergaul, berani dan cerdas sehingga Tuhan bisa menambahkan dengan karunia-karunia yang lainnya.
2. Tuhan itu melihat "Hati yang Bisa Dipercaya atau Hati yang Mulia" di dalam diri Anda (Matius 21:33-43)
Jika Sorga hendak memberikan berkat-Nya kepada Anda maka hal pertama yang Tuhan perhatikan adalah Dia memberikan sesuai dengan KESANGGUPAN Anda. Sampai berapa lama Anda diberkati dan ditambah-tambahkan berkat-Nya tergantung dari apakah Tuhan bisa melihat hati yang bisa dipercayai atau hati yang mulia di dalam diri Anda.
Perumpamaan tentang penggarap-penggarap kebun anggur menjelaskan bahwa penggarap-penggarap pertama adalah mereka yang memiliki kesanggupan untuk menggarap kebun anggur namun mereka tidak bisa dipercaya, tidak memiliki hati yang mulia. Mengapa?
Saat pemilik kebun anggur mengutus hamba-hambanya untuk meminta hasil garapan justru mereka dianiaya dan dibunuhnya. Mereka bukan hanya berusaha untuk mengambil alih semua hasil kebun anggur itu tetapi juga ingin menguasai kebun anggur itu dengan cara membunuh anak pemilik kebun anggur, sang ahli waris. Akhirnya pemilik kebun anggur membinasakan para penggarap itu dan memberikan kebun itu kepada para penggarap yang lain yang bersedia memberikan hasil pada waktunya.
Coba renungkanlah hal ini: bukankah Tuhan telah memberikan nafas kehidupan, kesehatan, keluarga, pendidikan, pekerjaan, pelayanan, jabatan, kekayaan dan lain sebagainya yang memberikan kita sukacita? Jika kita mengerti bahwa semua itu adalah milik Tuhan. Semua itu adalah kebun anggur Tuhan. Kita adalah para penggarap kebun anggur Tuhan. Tuhan, Sang Pemilik menuntut buah atau hasilnya dari hidup kita.
Ingatlah bahwa Tuhan menuntut hasil atau buah dari kebun anggurnya itu. Apakah semua berkat-Nya atau pemberian itu membawa dampak bagi Kerajaan Allah? Apakah ada orang-orang yang ditolong lalu mereka memuji-muji Tuhan karena kebaikan Tuhan lewat hidup kita?
Jika semua pemberian itu semata-mata memberikan hasil untuk nama Tuhan dimuliakan, maka Tuhan akan memberikan kepercayaan mengelola kebun anggur yang lebih luas, Tuhan akan menambah-nambah berkat-Nya ke dalam hidup Anda.
Sebaliknya jika dalam hidup ini kita hanya mengejar popularitas, mengejar kenikmatan hidup untuk diri sendiri (mau enaknya sendiri) tanpa memikirkan kepentingan orang lain, atau hidup hanya untuk mengejar dan menumpuk harta kekayaan, maka Tuhan akan mengambil pemberian-Nya itu secara perlahan-lahan.
Kesanggupan membawa sesorang naik ke atas puncak dan karakter (hati yang mulia) membuat orang tetap berada di puncak.
Amsal 28:20, "Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman."
Jangan takut dan kuatir akan masa depan Anda. Ingatlah berkat atau mujizat keuangan adalah mujizat pertama, yang lebih mudah didapatkan pada orang-orang yang mengikut Tuhan dengan segenap hati. Seperti halnya Abraham, dari semua janji Tuhan atas hidupnya, berkat pertama yang lebih mudah didapatkannya adalah berkat kekayaan.
Kejadian 13:2, "Adapun Abram sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya."
Tetapi kenyataannya hari ini, uang menjadi sesuatu yang begitu sulit didapatkan. Sebab banyak orang percaya hanya mencari uang sebagai fokus hidupnya, sehingga mereka tidak mengikuti Tuhan dan firman-Nya dengan segenap hati. Buktinya saat kena goncangan dalam keuangan hatinya mulai goyah, lalu menjadi kecewa dan memaki-maki Tuhan, di situ ketahuan siapa yang disembah dan dipuja dalam hatinya, bukan Yesus Kristus, tetapi uang. Kelihatan di luarnya yang disembah adalah Yesus tetapi kenyataan yang di dalam adalah lain.
Saya yakin jika kita menyembah Yesus sebagai Tuhan dan mengikuti prinsip firman-Nya dengan segenap hati maka hidup itu akan menjadi lebih mudah (Matius 6:33).
Mengapa demikian? Tuhan akan memberikan kita hikmat-Nya tentang bagaimana dan apa yang harus kita kerjakan, dan Dia akan membuka pintu-pintu kesempatan dan kemurahan sehingga kita bisa ketemu "orang yang tepat" pada "tempat yang tepat" lewat "kejadian yang tepat."
3. Tuhan itu melihat apakah kita memiliki PEWAHYUAN akan Dia (Matius 13:23)
Matthew 13:23, "Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."
Pewahyuan itu timbul dari firman Tuhan yang Anda dengarkan dan Anda mengerti. Pewahyuan akan Tuhan yang akan membedakan atau mengubah jalan hidup Anda. Tuhan akan memberikan sesuatu yang ajaib dalam hidup Anda jika Anda memiliki pewahyuan akan firman-Nya.
Dalam Matius 16:15-19 menjelaskan bahwa Petrus mendapatkan pewahyuan tentang siapa Yesus Kristus itu. Jika orang lain mengenal Yesus sebagai Yohanes Pembaptis, Elia, Yeremia atau salah seorang dari para nabi. Petrus mengenal Yesus sebagai "Mesias, Anak Allah yang hidup." Itulah pewahyuan!
Apa hasil pewahyuan Petrus ini? Tuhan Yesus berkata: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di Sorga." (Matius 16:17). Mengapa Petrus disebut berbahagia? Karena Tuhan akan memberikan kepada Petrus Kunci Kerajaaan Allah, Otoritas Ilahi di dalam perkataannya (Matius 16:19).
Jika Anda mengenal Yesus secara pribadi, Anda pun mendapat pewahyuan tentang Yesus. Anda akan disebut orang yang berbahagia sebab Allah akan memberikan Anda Kunci Kerajaan Allah, otoritas ilahi di dalam perkataan Anda. Otoritas ilahi inilah yang membuat Allah mendengarkan perkataan Anda, Iblis pun tunduk mendengarkan perintah Anda, dan manusia mendengarkan perkataan Anda. Jika perkataan Anda didengarkan Allah, Iblis dan manusia maka Anda menjadi orang yang berbahagia.
Apa yang membeda jalan hidup kedua penjahat yang disalibkan di kiri kanan Yesus? Mereka berdua berada bersama orang yang sama, di tempat yang sama, pada waktu yang sama, pada kejadian yang sama namun jalan hidup mereka BERBEDA.
Apa yang membedakan mereka berdua? Jawabannya: pewahyuan. Penjahat yang pertama yang menghujat Yesus tidak mengenal Siapa Yesus itu sehingga ia berani menghujat dan merendahkan Yesus. Penjahat yang lain mengenal Yesus sebagai Raja sehingga ia memohon agar Yesus mengingat dirinya jika datang sebagai Raja. Penjahat yang satu binasa dilemparkan ke neraka dan penjahat yang lain dibawa masuk ke firdaus. Pewahyuan membedakan nasib mereka berdua (Lukas 23:39-43)
Faktor ketiga, Tuhan memberikan sesuatu atau berkat-Nya jika Dia bisa melihat adanya pengenalan atau pewahyuan kita akan Dia lewat firman-Nya. Betapa pentingnya mendengarkan firman Tuhan dan mengerti. Anda mendapat sesuatu yang ajaib dari Sorga hanya jika Anda memiliki firman pewahyuan di hati Anda.
Di saat kami berdoa untuk mendapatkan anak, saya berdoa dan terus menanyai Tuhan apakah kamu akan diberikan keturunan atau tidak. Saya membaca dan menggali firman tentang kisah orang-orang mandul di Alkitab. Saat saat membaca Kitab Kejadian 22:17-18, saya merasakan jamahan Tuhan, seolah-olah dari ayat itu Tuhan berbicara kepada saya secara pribadi dan muncul sebuah pewahyuan di batin saya bahwa Tuhan akan memberikan kami keturunan dan akan memberkati hidup kami dan keturunan kami. Selang beberapa lama kemudian istri saya mengandung dan melahirkan anak kami yang pertama.
Di saat kami didorong untuk membangun gedung gereja di Musi Palem Indah, Tuhan memberikan kepada saya pewahyuan tentang menyimpan harta di sorga. Bertahun-tahun kami membantu gereja lain membangun gedung gereja mereka, hal itu artinya Kami memiliki simpanan harta yang cukup di sorga, harta itu bisa digunakan unuk membangun gedung gereja untuk pelayanan kami. Firman inilah yang memberikan saya keberanian membangun gedung gereja sekalipun belum punya uang yang cukup. oleh anugerah dan kemurahan-Nya kita bisa menyelesaikan pembangunan gedung dalam tempo yang singkat dan tanpa hutang.
Kotbah Gembala Tgl 15 Mei 2011
Minggu, 15 Mei 2011
Sabtu, 30 April 2011
Mereka Hanya Mau Membantumu
Pernah ketemu orang-orang yang nyebelin hati ngga sih?
Ooo.. Jgn ditanya, tiap hari pasti ada aja orang-orang yang nyebelin banget. Ada aja yang mereka omongin ke kita. Serasa orang-orang ini paling perfect sedunia. Sungguh menjengkelkan.
Kalo boleh milih, mending ga usah ketemu deh dengan orang-orang yang kayak gini. Tapi masalahnya, ya kita ga bisa memilih. Kemanapun kita pergi,dimanapun kita ada, selalu ada aja orang yang menjengkelkan. Capedeeee...
Tapi pernah ngga sih kita kepikiran, kalo sebenarnya orang-orang yang begini nih yang sebenernya ngebuat kita jd orang yang makin mateng and dewasa. Haaahh..boro-boro...malah bikin idup makin susah. Tapi sebenernya ini statement yang betul, orang yang kayak gini nih yang ngebikin hidup kita lebih hidup lagi... :)
Dasarnya apa? Mereka yang ngebikin kita susah, serba salah, ngebikin bete, ngebikin stress,sebel,jengkel,semua dah yang ngga nyenengin ati..oke..oke..emang awalnya kita stres, tapi kalo kita bisa punya respon yang benar untuk ngadapin orang-orang ini,liat deh,kita ngga bakal stres dan pusing, justru sebaliknya,kita bakal makin bersukur napa orang-orang ini bisa ada di antara hidup kita.
Mudah-mudahan teori di bawah ini bisa buka pikiran kita, klo orang-orang menjengkelkan itu adalah orang-orang yang sekedar mau bantuin kita untuk semakin matang dan dewasa secara karakter.
Kalo ada orang yang sukanya ngerendahin kita mulu, tau ngga, orang itu cmn mau bantuin kita untuk kita nyadarin kalo semuanya anugerah Tuhan, dan buat kita terus rendah hati dan makin ngebikin kita semangat belajar dan belajar untuk jadi semakin baik.
Kalo ada orang yang suka nyeletuk, "eh,kl dah sukses,udh dipakai Tuhan dahsyat, jangan sombong, entar jatoh kl sombong" ngomong nya dgn nada sinis pula..ni orang buat ngebantuin kita utk tetap sadar, kita bisa berhasil dan dipakai Tuhan, itu bukan karena kita, tapi karena kasih karunia Tuhan, semua dari Dia, semua untuk Dia. So, senyumin aja tu orang n minta doanya buat kita.
Kalo ada orang yang marah-marah mulu, ngomongnya ketus, nyablak,kasar,dkk, itu ngebantuin kita utk makin lembut hati dan bisa sabar serta tenang saat ngatasin masa sulit. Dan jg, orang ini mau bantu kita untuk ngga cepat beaksi saat dimaki-maki dan dijelekin.
Kalo ada orang yang ngomongin kita Ke orang lain "eh, dia tu pegi kemana-mana krn banyak duit,banyak orang tuh yg ngasi amplop ke dia, makanya dia bisa kemana2 tuh". Ngomongnya sambil ngiri n sinis.Orang ini sangat ngebantu kita untuk ngebangkitin iman kita. Jangan marah deh pokoknya dgn orang yg begini, justru kita musti AMINKAN.. Jadilah sesuai dengan perkataan die. Kita dikatain banyak duitndiberkati,bisa kemana-mana..wah..walopun kenyataannya ngga kyk gitu, tp tanpa dia sadari, dia sdg ngelepasin "nubuat" agar hidup kita jadi sesuai dengan omongan dia. Keren ga sih? Trs ngapain marah kl denger yg gituan. Itu bukan fitnah, tp itu "nubuatan" agar itu jadi atas hidup kita. Malahan kita musti bilang makasih deh ama orang ginian. Hehehe...
Dahsyat deh pokoknya...
Trus ada lagi orang yang suka aja morotin milik kita,ngutang jg kadang ngga ngerasa ngutang alias ga bayar, kl yg begini ni lg bantuin kita utk sadar bahwa kita jgn bergantung ama harta dunia, kl terikat harta,yaaah kita jd penyembah Mamon dah. Coba kl dia ngutang,ga bayar,eeeh kabur pula. Udah dibantuin malah ga tau trimakasih. Itu ngebuat kita tuh makin ngerti, harta dunia ini bisa timbul dan lenyap kapan saja. Dimana hartamu berada, disitu hatimu berada. Bila harta kita banyak di sorga, alias kita suka menabur buat pekerjaan Tuhan, waaaaw,hati kita pasti condong ke sorga donk,dan kita tetep sukacita,walopun kita dirugikan orang, ingat aja, Tuhan pasti kembalikan itu berlipat kali ganda (minimal 2 kali lipat ), asalkan kita rela,ampuni orang itu, dan pelihara damai sejahtera,liat deh, kita bakal jadi orang yang diberkati Tuhan dengan luar biasa, krn hati kita ngga ke duit,ke harta, tp hati kita ke Tuhan, sumber berkat.
Ooo.. Jgn ditanya, tiap hari pasti ada aja orang-orang yang nyebelin banget. Ada aja yang mereka omongin ke kita. Serasa orang-orang ini paling perfect sedunia. Sungguh menjengkelkan.
Kalo boleh milih, mending ga usah ketemu deh dengan orang-orang yang kayak gini. Tapi masalahnya, ya kita ga bisa memilih. Kemanapun kita pergi,dimanapun kita ada, selalu ada aja orang yang menjengkelkan. Capedeeee...
Tapi pernah ngga sih kita kepikiran, kalo sebenarnya orang-orang yang begini nih yang sebenernya ngebuat kita jd orang yang makin mateng and dewasa. Haaahh..boro-boro...malah bikin idup makin susah. Tapi sebenernya ini statement yang betul, orang yang kayak gini nih yang ngebikin hidup kita lebih hidup lagi... :)
Dasarnya apa? Mereka yang ngebikin kita susah, serba salah, ngebikin bete, ngebikin stress,sebel,jengkel,semua dah yang ngga nyenengin ati..oke..oke..emang awalnya kita stres, tapi kalo kita bisa punya respon yang benar untuk ngadapin orang-orang ini,liat deh,kita ngga bakal stres dan pusing, justru sebaliknya,kita bakal makin bersukur napa orang-orang ini bisa ada di antara hidup kita.
Mudah-mudahan teori di bawah ini bisa buka pikiran kita, klo orang-orang menjengkelkan itu adalah orang-orang yang sekedar mau bantuin kita untuk semakin matang dan dewasa secara karakter.
Kalo ada orang yang sukanya ngerendahin kita mulu, tau ngga, orang itu cmn mau bantuin kita untuk kita nyadarin kalo semuanya anugerah Tuhan, dan buat kita terus rendah hati dan makin ngebikin kita semangat belajar dan belajar untuk jadi semakin baik.
Kalo ada orang yang suka nyeletuk, "eh,kl dah sukses,udh dipakai Tuhan dahsyat, jangan sombong, entar jatoh kl sombong" ngomong nya dgn nada sinis pula..ni orang buat ngebantuin kita utk tetap sadar, kita bisa berhasil dan dipakai Tuhan, itu bukan karena kita, tapi karena kasih karunia Tuhan, semua dari Dia, semua untuk Dia. So, senyumin aja tu orang n minta doanya buat kita.
Kalo ada orang yang marah-marah mulu, ngomongnya ketus, nyablak,kasar,dkk, itu ngebantuin kita utk makin lembut hati dan bisa sabar serta tenang saat ngatasin masa sulit. Dan jg, orang ini mau bantu kita untuk ngga cepat beaksi saat dimaki-maki dan dijelekin.
Kalo ada orang yang ngomongin kita Ke orang lain "eh, dia tu pegi kemana-mana krn banyak duit,banyak orang tuh yg ngasi amplop ke dia, makanya dia bisa kemana2 tuh". Ngomongnya sambil ngiri n sinis.Orang ini sangat ngebantu kita untuk ngebangkitin iman kita. Jangan marah deh pokoknya dgn orang yg begini, justru kita musti AMINKAN.. Jadilah sesuai dengan perkataan die. Kita dikatain banyak duitndiberkati,bisa kemana-mana..wah..walopun kenyataannya ngga kyk gitu, tp tanpa dia sadari, dia sdg ngelepasin "nubuat" agar hidup kita jadi sesuai dengan omongan dia. Keren ga sih? Trs ngapain marah kl denger yg gituan. Itu bukan fitnah, tp itu "nubuatan" agar itu jadi atas hidup kita. Malahan kita musti bilang makasih deh ama orang ginian. Hehehe...
Dahsyat deh pokoknya...
Trus ada lagi orang yang suka aja morotin milik kita,ngutang jg kadang ngga ngerasa ngutang alias ga bayar, kl yg begini ni lg bantuin kita utk sadar bahwa kita jgn bergantung ama harta dunia, kl terikat harta,yaaah kita jd penyembah Mamon dah. Coba kl dia ngutang,ga bayar,eeeh kabur pula. Udah dibantuin malah ga tau trimakasih. Itu ngebuat kita tuh makin ngerti, harta dunia ini bisa timbul dan lenyap kapan saja. Dimana hartamu berada, disitu hatimu berada. Bila harta kita banyak di sorga, alias kita suka menabur buat pekerjaan Tuhan, waaaaw,hati kita pasti condong ke sorga donk,dan kita tetep sukacita,walopun kita dirugikan orang, ingat aja, Tuhan pasti kembalikan itu berlipat kali ganda (minimal 2 kali lipat ), asalkan kita rela,ampuni orang itu, dan pelihara damai sejahtera,liat deh, kita bakal jadi orang yang diberkati Tuhan dengan luar biasa, krn hati kita ngga ke duit,ke harta, tp hati kita ke Tuhan, sumber berkat.
Selasa, 26 April 2011
MAKNA DARI "HEBRON"
Makna Rohani "HEBRON"
Untuk dapat memahami arti rohani dari Hebron bagi orang2 percaya, pertama-tama kita haus menelaah orang-orang di dalam Alkitab yang dikaitan dengan Hebron, termasuk Abraham, Sarah, Ishak, Ribkah, Yakub, Kaleb dan Akhsa.
1. Pemisahan sebelum Pelipatgandaan
Orang pertama yang dikaitkan dengan Hebron adalah Abraham.
Kejadian 13:18 memberitahu kita bahwa Abraham tinggal di Hebron. Sebelum Abraham pergi ke Hebron, ia memisahkan diri dari Lot, seperti tertulis dalam Kejadian 13:9.
Akibat pemisahan dari Lot ini dapat terlihat di dalam Kejadian 13:14-17, Allah berjanji untuk melipatgandakan Abraham dan membuat dia sangat berbuah-buah. Lalu Abraham tinggal di Hebron.
Prinsip yang bisa terlihat disini adalah bahwa pemisahan terjadi sebelum pelipatgandaan. Hatus ada pemisahan dalam kehidupan kita sebelum Allah melipatgandakan kita dan sebelum kita dapat mengalami berkat2 dan janji2 Hebron.
Ishak dan Yakub juga tinggal di Hebron dan dikaitkan dengan Hebron. Ishak harus memisahkan diri dari Ismael dan Yakub harus memisahkan diri dari Esau supaya mereka mengalami pelipatgandaan dan berkat2 dalam kehidupan mereka.
2. Berbuah Banyak dan Sunat Hati
Tema berbuah banyak terbukti dalam keterkaitan Ishak dengan Hebron. "lalu sampailah Yakub kepada Ishak, ayahnya, di Mamre dekat Kiryat-Arba, itulah Hebron, tempat Abraham dan Ishak tinggal sebagai orang asing (Kejadian 35:27).
Ishak melambangkan orang Kriaten yang seratus kali lipay, seperti tertulis di dalam Kejadian 26:12. Kita ingin menjadi orang yang seperti Ishak, menghasilkam buah seratus kali lipat, sebagaimana Yesus katakan di dalam Matius 13:8, "Dan sebaian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."
Sblum kita menghasilkan buah seratus kali lipat, kita harus mengizinkan Tuhan "menyunat hati" kita. Berbuah banyak dan pelipatgandaan adalah bagian dari janji2 yang Allah berikan kepada Abraham dalam ikatan janjiNya dengan Abraham. Kita bisa membaca dalam Kejadian 17:6-7.
Namun prasyarat untuk mengalami berkat2 ini adalah sunat, seperti terlihat di dalam Kejadian 17:10-11 dan Ulangan 30:6, "Tuhan, Allahmu, akan menyunat hatimu dan hati keturunanmu, sehingga engkau mengasihi Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, supaya engkau hidup."
3. Urapan Raja
Hebronlah tempat Daud diurapi untuk kedua kalinya, sebagai raja Yehuda (2 Samuel 2:3-4) dan untuk ketiga kalinya, sebagai raja Israel (2 Samuel 5:3). Urapan ketiga inilah yang memampukan Daud untuk merebut Gunung Sion (2 Sam 5:6-11)
Dengan cara yang sama, kita harus mengalami suatu urapan yang baru dari Roh Kudus untuk dapatvmaju ke dalam perjalanan rohani kita ke Sion (Mazmur 92:10).
4. Terobosan Hidup
Simson menghancurkan pintu2 gerbang kota Gaza dan mengangkatnya ke Hebron (Hakim2 16:3).
Pintu2 gerbang sebuah kota adalah kekuatan kota tersebut dan kubu pertahanannya.
Karena itu, Hebron dapat melambangkan kehancuran kubu-kubu pertahanan musuh. Tuhan ingin agar GerejaNya memiliki kuasa untuknmenghancurkan setiap kubu pertahanan Iblis, seperti yang Dia katakan dalam Matius 16:18,"Dan Akupun berkata kepadamu: Engkaunadalah Petrus dan di atas batu karang ini Akunakan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidaknakan menguasainya."
Secara rohani, Allah ingin agar kita menghancurkan pintu2 gerbang kota kita dan mematahkan kuasa2 roh yang menguasai kota kita.
5. Kota Perlindungan
Hebron juga merupakan sebuah kota perlindungan (1 Taw 6:57, Yosua 21:13).
Dalam suatu cara yang sangat nyata, gereja harus menjadi sebuah tempat perlindungan sehingga orang2 yang membutuhkan bantuan dapat datang untuk memperoleh perlindungan.
Kita patut memiliki hati untuk menolong orang2 yang membutuhkan dengan cara apapun yang bisa kita berikan.
6. Memiliki suatu Visi yang progresif
Kita harus memiliki visi yang progresif (Amsal 29:18). Perempuan2 dalam Alkitab yang dikaitkan dengan Hebron memiliki suatu visi progresif. Mereka tidak pernah merasa puasa dengan hal kedua yang terbaik; mereka menginginkan hal yang terbaik bagi kehidupan mereka dan suami mereka.
Akhsa, anak perempuan Kaleb, yang merebut Hebron ketika memasuki Tanah Perjanjian (Yosua 14:13-14), seorang istri yang memiliki visi yang progresif. Kaleb menikahkan Akhsa dengan Otniel karena ia berhasil merebut kota Kiryatsefer (Hakim 1:12-13). Otniel mempunyai sebuah visi yang berkelanjutan dan medesak maju terus menuju sasaran yang Tuhan tetapkan bagi hidupnya. Akhsa, mendorong suaminya untuk terus gigih meraih hal yang terbaik dari Allah bagi hidupnya (Hakim2 1:14-15).
Setiap istri mendorong suaminya untuk mendekatbataunmenjauh dari Allah serta panggilanNya. Izebel mendorong suaminya Ahab ke arah yang salah, memotivasinya keoada kejahatan yang besar (1 Raja 21:25), sebaliknya Akhsa mendorong suaminya, Otniel, untuk mendesak maju kepada harta pusaka yang sepenuhnya dari Allah bagi kehidupannya.
7. Segenap Hati
Hebron melambang segenap hati. Kaleb diberikan Hebron sebagai harta pusakanya karena ia mengikuti Tuhan dengan segenap hati (Yosua 14:13-14).
Abraham bapa leluhur pertama yang tinggal di Hebton, juga memiliki sikap sepenuh hati terhadap Tuhan. Hal ini ditunjukkan dengan ketaatannya melakukan perintah untuk membawa Ishak ke bukit Moria sebagai korban persembahan (Kejadian 22).
Dengan mempersembahkan Ishak, sesungguhnya Abraham bukan hanya meletakkan anak yang ia kasihi di atas mezbah, tetapi ia juga meletakkan panggilan, pelayanan, dan janji2 yang diperolehnya di atas mezbah dihadapan Tuhan.
Tuhan harus selalu menempati tempat pertama di dalam kehidupan kita. Kita tidak boleh membiarkan keluarga, orang2 yang kita kasihi, panggilan, dan pelayanan kita ataupun janji Tuhan menduduki tempat yang paling utamasebelum Tuhan. (Matius 10:37)
Yesus Kristus meminta agar kita menyerahkan segala sesuatu keoadaNya dan menempatkan Dia pada ururtan pertama dalam kehidupan kita sbab Dia sendiri telah rela meninggalkannkemuliaan, kenyamanan sorga dan datang untuk mati di kayu salib untuk menyelematkan kita (Filipi 2:6-8).
Message of Ps. Sapta J. Tandi
Untuk dapat memahami arti rohani dari Hebron bagi orang2 percaya, pertama-tama kita haus menelaah orang-orang di dalam Alkitab yang dikaitan dengan Hebron, termasuk Abraham, Sarah, Ishak, Ribkah, Yakub, Kaleb dan Akhsa.
1. Pemisahan sebelum Pelipatgandaan
Orang pertama yang dikaitkan dengan Hebron adalah Abraham.
Kejadian 13:18 memberitahu kita bahwa Abraham tinggal di Hebron. Sebelum Abraham pergi ke Hebron, ia memisahkan diri dari Lot, seperti tertulis dalam Kejadian 13:9.
Akibat pemisahan dari Lot ini dapat terlihat di dalam Kejadian 13:14-17, Allah berjanji untuk melipatgandakan Abraham dan membuat dia sangat berbuah-buah. Lalu Abraham tinggal di Hebron.
Prinsip yang bisa terlihat disini adalah bahwa pemisahan terjadi sebelum pelipatgandaan. Hatus ada pemisahan dalam kehidupan kita sebelum Allah melipatgandakan kita dan sebelum kita dapat mengalami berkat2 dan janji2 Hebron.
Ishak dan Yakub juga tinggal di Hebron dan dikaitkan dengan Hebron. Ishak harus memisahkan diri dari Ismael dan Yakub harus memisahkan diri dari Esau supaya mereka mengalami pelipatgandaan dan berkat2 dalam kehidupan mereka.
2. Berbuah Banyak dan Sunat Hati
Tema berbuah banyak terbukti dalam keterkaitan Ishak dengan Hebron. "lalu sampailah Yakub kepada Ishak, ayahnya, di Mamre dekat Kiryat-Arba, itulah Hebron, tempat Abraham dan Ishak tinggal sebagai orang asing (Kejadian 35:27).
Ishak melambangkan orang Kriaten yang seratus kali lipay, seperti tertulis di dalam Kejadian 26:12. Kita ingin menjadi orang yang seperti Ishak, menghasilkam buah seratus kali lipat, sebagaimana Yesus katakan di dalam Matius 13:8, "Dan sebaian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."
Sblum kita menghasilkan buah seratus kali lipat, kita harus mengizinkan Tuhan "menyunat hati" kita. Berbuah banyak dan pelipatgandaan adalah bagian dari janji2 yang Allah berikan kepada Abraham dalam ikatan janjiNya dengan Abraham. Kita bisa membaca dalam Kejadian 17:6-7.
Namun prasyarat untuk mengalami berkat2 ini adalah sunat, seperti terlihat di dalam Kejadian 17:10-11 dan Ulangan 30:6, "Tuhan, Allahmu, akan menyunat hatimu dan hati keturunanmu, sehingga engkau mengasihi Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, supaya engkau hidup."
3. Urapan Raja
Hebronlah tempat Daud diurapi untuk kedua kalinya, sebagai raja Yehuda (2 Samuel 2:3-4) dan untuk ketiga kalinya, sebagai raja Israel (2 Samuel 5:3). Urapan ketiga inilah yang memampukan Daud untuk merebut Gunung Sion (2 Sam 5:6-11)
Dengan cara yang sama, kita harus mengalami suatu urapan yang baru dari Roh Kudus untuk dapatvmaju ke dalam perjalanan rohani kita ke Sion (Mazmur 92:10).
4. Terobosan Hidup
Simson menghancurkan pintu2 gerbang kota Gaza dan mengangkatnya ke Hebron (Hakim2 16:3).
Pintu2 gerbang sebuah kota adalah kekuatan kota tersebut dan kubu pertahanannya.
Karena itu, Hebron dapat melambangkan kehancuran kubu-kubu pertahanan musuh. Tuhan ingin agar GerejaNya memiliki kuasa untuknmenghancurkan setiap kubu pertahanan Iblis, seperti yang Dia katakan dalam Matius 16:18,"Dan Akupun berkata kepadamu: Engkaunadalah Petrus dan di atas batu karang ini Akunakan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidaknakan menguasainya."
Secara rohani, Allah ingin agar kita menghancurkan pintu2 gerbang kota kita dan mematahkan kuasa2 roh yang menguasai kota kita.
5. Kota Perlindungan
Hebron juga merupakan sebuah kota perlindungan (1 Taw 6:57, Yosua 21:13).
Dalam suatu cara yang sangat nyata, gereja harus menjadi sebuah tempat perlindungan sehingga orang2 yang membutuhkan bantuan dapat datang untuk memperoleh perlindungan.
Kita patut memiliki hati untuk menolong orang2 yang membutuhkan dengan cara apapun yang bisa kita berikan.
6. Memiliki suatu Visi yang progresif
Kita harus memiliki visi yang progresif (Amsal 29:18). Perempuan2 dalam Alkitab yang dikaitkan dengan Hebron memiliki suatu visi progresif. Mereka tidak pernah merasa puasa dengan hal kedua yang terbaik; mereka menginginkan hal yang terbaik bagi kehidupan mereka dan suami mereka.
Akhsa, anak perempuan Kaleb, yang merebut Hebron ketika memasuki Tanah Perjanjian (Yosua 14:13-14), seorang istri yang memiliki visi yang progresif. Kaleb menikahkan Akhsa dengan Otniel karena ia berhasil merebut kota Kiryatsefer (Hakim 1:12-13). Otniel mempunyai sebuah visi yang berkelanjutan dan medesak maju terus menuju sasaran yang Tuhan tetapkan bagi hidupnya. Akhsa, mendorong suaminya untuk terus gigih meraih hal yang terbaik dari Allah bagi hidupnya (Hakim2 1:14-15).
Setiap istri mendorong suaminya untuk mendekatbataunmenjauh dari Allah serta panggilanNya. Izebel mendorong suaminya Ahab ke arah yang salah, memotivasinya keoada kejahatan yang besar (1 Raja 21:25), sebaliknya Akhsa mendorong suaminya, Otniel, untuk mendesak maju kepada harta pusaka yang sepenuhnya dari Allah bagi kehidupannya.
7. Segenap Hati
Hebron melambang segenap hati. Kaleb diberikan Hebron sebagai harta pusakanya karena ia mengikuti Tuhan dengan segenap hati (Yosua 14:13-14).
Abraham bapa leluhur pertama yang tinggal di Hebton, juga memiliki sikap sepenuh hati terhadap Tuhan. Hal ini ditunjukkan dengan ketaatannya melakukan perintah untuk membawa Ishak ke bukit Moria sebagai korban persembahan (Kejadian 22).
Dengan mempersembahkan Ishak, sesungguhnya Abraham bukan hanya meletakkan anak yang ia kasihi di atas mezbah, tetapi ia juga meletakkan panggilan, pelayanan, dan janji2 yang diperolehnya di atas mezbah dihadapan Tuhan.
Tuhan harus selalu menempati tempat pertama di dalam kehidupan kita. Kita tidak boleh membiarkan keluarga, orang2 yang kita kasihi, panggilan, dan pelayanan kita ataupun janji Tuhan menduduki tempat yang paling utamasebelum Tuhan. (Matius 10:37)
Yesus Kristus meminta agar kita menyerahkan segala sesuatu keoadaNya dan menempatkan Dia pada ururtan pertama dalam kehidupan kita sbab Dia sendiri telah rela meninggalkannkemuliaan, kenyamanan sorga dan datang untuk mati di kayu salib untuk menyelematkan kita (Filipi 2:6-8).
Message of Ps. Sapta J. Tandi
Senin, 11 April 2011
Berjalan dalam Hikmat Allah
Berjalan dalam Hikmat Allah
Efesus 5:6-7 "Janganlah kamu disesatkan!orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal demikian mendatangkan murka Allahbatas orang-orang durhaka. Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka."
Hal-hal yang harus didoakan dan diubahkan:
1. Berdoa agar Tuhan mengubah Cara berpikir Yunani yang percaya bahwa mereka dapat melakukan apapun yang mereka inginkan dalam tubuh mereka karena tubuh tidak begitu penting, hanya roh yang penting. Ini bukan HIKMAT ALLAH (1Korintus3:16-19)
Paulus menentang pengajaran ini bahwa penghakiman akan datang kepada mereka yang memilih untuk terus berada dalam dosa kedagingan setelah mereka mengetahui kebenaran.
(Efesus 5:8-10)
2. Berdoa agar hidup kita menjadi terang! Mohonlah agar Roh Kudus memberikan kita kemampuan untuk tidak berbuat dosa, tidak lagi berhubungan dengan mereka yang melakukan dosa dan bahkan diberikan keberanian untuk berbicara menentang dosa mereka. (Efesus 5:11-13)
Apakah artinya kita tidak boleh sama sekali ada di sekeliling orang2 berdosa? Tidak. Faktanya, Anda harus ada disekeliling orang berdosa untuk memiliki kesempatan memberitakan Injil dan memimpin mereka kpd keselamatan.
Yang Paulus katakan adalah kita tidak boleh "mengambil bagian dalam perbuatan2 kegelapan yang tidak berbuahkan apa2" kita harus menghindari berbuat dosa.
Kita tidak boleh berusaha melakukan, mengikuti mereka, berpesta dengan, atau berhubungan secara rutin dengan aktivitas berdosa dari orang2 yang tidak percaya.
Kita sama sekali tidak boleh berhubungan dengan dosa.
Kita harus menelanjangi dosa. Kita harus berdiri menentangnya, berbicara menentangnya, dan di hadapan dosa, lakukan yang berlawanan, menunjukkan kasih dan kebenaran Tuhan.
Akhirnya, kita bahkan tidak boleh berbicara tentang pekerjaan kegelapan. Ketika kita berbicara tentang sesuatu, kita memperkuatnya, membuatnya menjadi perhatian, mengurangi rasa malunya, dan bahkan mengagungkannya.
Dalam dunia saat ini, dosa tampak dibahas dan dipertontonkan dalam televisi, di perbincangkan di radio dan Tv dan di tayangkan dalam setiap program utama.
Semakin dosa dibicarakan, semakin berkurang keburukannya. Anak-anak bertumbuh dewasa sambil berpikir, "Semua orang melakukan ini. Semua orang membicarakannya. Tidak ada yang salah dengan sesuatu yang dibicarakan semua orang dan dilakukan semua orang."
Tidak ada buah yang baik dari DOSA. Itulah sebabnya pekerjaan kegelapan disebut "tidak berbuahkan apa-apa." dosa memiliki akibat yang mematikan, dan akibat2 itu bukanlah buah. Buah adalah sesuatu yang menyenangkan, baik, memberi makan, dan memberi kehidupan.
Meskipun dosa itu menyenangkan selama beberapa waktu, pada akhirnya itu selalu menghasilkan kebalikkannya. Itu tidak menyenangkan, jahat, mengosongkan dan menghancurkan hidup.
3. Berdoa agar kita bangkit, bangun dari tidur. Banyak orang berjalan tanpa arah, begitu terikat dengan hal2 duniawi dan dosa sehingga Anda tidak tahu bahwa mereka sebenarnya adalah orang percaya. (Efesus 5:14)
Jika Anda telah lahir baru tetapintetap berkanjang dalam perbuatan jahat, Anda sedang tidur di antara orang mati.
Meskipun Anda hidupsecara rohani, tetapi Anda tidak hidup didalam terang.
Bukalah mata rohani Anda. Menyingkirlah lebih jauh dari dosa dan dari mereka yang memikat Anda ke dalam dosa sekarang juga. Jika Anda melakukan ini, firman Tuhan berjanji bahwa Yesus akan memberi Anda terang, dan itu adalah HIKMAT TUHAN. Lalu berjalanlah dengan Yesus, milikilah persekutuan dengan Yesus, carilah nasehatNya selalu, kasihilah Dia, dan sembahlah Dia maka kita akan berjalanndalam terang dan bertumbuh dalam terang. (1Yohanes1:5-7)
4. Berdoalah agar Tuhan memberikan hikmatNya, sebab setiap berkat dalam hidup ini dihasilkan dari Hikmat Allah. Tuhan memberikan Salomo hikmat, dan segala sesuatu yang datang dengan hikmat adalah: kekayaan, kelimpahan, dan kehormatan sebagaimana yang belum pernah diperoleh raja2 sebelum dan sesudah dia (2 Tawarikh 1:7-12).
Oleh karena itulah Paulus berkata, "Perhatikanlah dengan seksama (hati-hati), bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif." (Efesus5:15)
Hidup dengan seksama atau hati2 artinya,
kita harus sepenuhnya berfokus pada apa yang Tuhan ingin capai dalam diri kita, melalui kita, dan sekitar kita.
Kita harus tepat, dan hati-hati memastikan bahwa hidup kita lewat pikiran, perkataan, perbuatan dan motivasi kita selalu selaras dengan sempurna dengan firman Tuhan dan tuntunan Roh Kudus.
Perjalanan hidup yang hati-hati adalah sebuah perjalanan di mana kita memperhatikan dan menjaga dengan seksama diri kita sendiri.
Dikutip dari: Buku Berjalan dalam Hikmat Allah, oleh: TD Jake
Efesus 5:6-7 "Janganlah kamu disesatkan!orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal demikian mendatangkan murka Allahbatas orang-orang durhaka. Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka."
Hal-hal yang harus didoakan dan diubahkan:
1. Berdoa agar Tuhan mengubah Cara berpikir Yunani yang percaya bahwa mereka dapat melakukan apapun yang mereka inginkan dalam tubuh mereka karena tubuh tidak begitu penting, hanya roh yang penting. Ini bukan HIKMAT ALLAH (1Korintus3:16-19)
Paulus menentang pengajaran ini bahwa penghakiman akan datang kepada mereka yang memilih untuk terus berada dalam dosa kedagingan setelah mereka mengetahui kebenaran.
(Efesus 5:8-10)
2. Berdoa agar hidup kita menjadi terang! Mohonlah agar Roh Kudus memberikan kita kemampuan untuk tidak berbuat dosa, tidak lagi berhubungan dengan mereka yang melakukan dosa dan bahkan diberikan keberanian untuk berbicara menentang dosa mereka. (Efesus 5:11-13)
Apakah artinya kita tidak boleh sama sekali ada di sekeliling orang2 berdosa? Tidak. Faktanya, Anda harus ada disekeliling orang berdosa untuk memiliki kesempatan memberitakan Injil dan memimpin mereka kpd keselamatan.
Yang Paulus katakan adalah kita tidak boleh "mengambil bagian dalam perbuatan2 kegelapan yang tidak berbuahkan apa2" kita harus menghindari berbuat dosa.
Kita tidak boleh berusaha melakukan, mengikuti mereka, berpesta dengan, atau berhubungan secara rutin dengan aktivitas berdosa dari orang2 yang tidak percaya.
Kita sama sekali tidak boleh berhubungan dengan dosa.
Kita harus menelanjangi dosa. Kita harus berdiri menentangnya, berbicara menentangnya, dan di hadapan dosa, lakukan yang berlawanan, menunjukkan kasih dan kebenaran Tuhan.
Akhirnya, kita bahkan tidak boleh berbicara tentang pekerjaan kegelapan. Ketika kita berbicara tentang sesuatu, kita memperkuatnya, membuatnya menjadi perhatian, mengurangi rasa malunya, dan bahkan mengagungkannya.
Dalam dunia saat ini, dosa tampak dibahas dan dipertontonkan dalam televisi, di perbincangkan di radio dan Tv dan di tayangkan dalam setiap program utama.
Semakin dosa dibicarakan, semakin berkurang keburukannya. Anak-anak bertumbuh dewasa sambil berpikir, "Semua orang melakukan ini. Semua orang membicarakannya. Tidak ada yang salah dengan sesuatu yang dibicarakan semua orang dan dilakukan semua orang."
Tidak ada buah yang baik dari DOSA. Itulah sebabnya pekerjaan kegelapan disebut "tidak berbuahkan apa-apa." dosa memiliki akibat yang mematikan, dan akibat2 itu bukanlah buah. Buah adalah sesuatu yang menyenangkan, baik, memberi makan, dan memberi kehidupan.
Meskipun dosa itu menyenangkan selama beberapa waktu, pada akhirnya itu selalu menghasilkan kebalikkannya. Itu tidak menyenangkan, jahat, mengosongkan dan menghancurkan hidup.
3. Berdoa agar kita bangkit, bangun dari tidur. Banyak orang berjalan tanpa arah, begitu terikat dengan hal2 duniawi dan dosa sehingga Anda tidak tahu bahwa mereka sebenarnya adalah orang percaya. (Efesus 5:14)
Jika Anda telah lahir baru tetapintetap berkanjang dalam perbuatan jahat, Anda sedang tidur di antara orang mati.
Meskipun Anda hidupsecara rohani, tetapi Anda tidak hidup didalam terang.
Bukalah mata rohani Anda. Menyingkirlah lebih jauh dari dosa dan dari mereka yang memikat Anda ke dalam dosa sekarang juga. Jika Anda melakukan ini, firman Tuhan berjanji bahwa Yesus akan memberi Anda terang, dan itu adalah HIKMAT TUHAN. Lalu berjalanlah dengan Yesus, milikilah persekutuan dengan Yesus, carilah nasehatNya selalu, kasihilah Dia, dan sembahlah Dia maka kita akan berjalanndalam terang dan bertumbuh dalam terang. (1Yohanes1:5-7)
4. Berdoalah agar Tuhan memberikan hikmatNya, sebab setiap berkat dalam hidup ini dihasilkan dari Hikmat Allah. Tuhan memberikan Salomo hikmat, dan segala sesuatu yang datang dengan hikmat adalah: kekayaan, kelimpahan, dan kehormatan sebagaimana yang belum pernah diperoleh raja2 sebelum dan sesudah dia (2 Tawarikh 1:7-12).
Oleh karena itulah Paulus berkata, "Perhatikanlah dengan seksama (hati-hati), bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif." (Efesus5:15)
Hidup dengan seksama atau hati2 artinya,
kita harus sepenuhnya berfokus pada apa yang Tuhan ingin capai dalam diri kita, melalui kita, dan sekitar kita.
Kita harus tepat, dan hati-hati memastikan bahwa hidup kita lewat pikiran, perkataan, perbuatan dan motivasi kita selalu selaras dengan sempurna dengan firman Tuhan dan tuntunan Roh Kudus.
Perjalanan hidup yang hati-hati adalah sebuah perjalanan di mana kita memperhatikan dan menjaga dengan seksama diri kita sendiri.
Dikutip dari: Buku Berjalan dalam Hikmat Allah, oleh: TD Jake
Sabtu, 02 April 2011
Arti Sahabat....
Saya tertarik sekali dengan sebuah pernyataan " Saat kita sukses, kita dikenal oleh sahabat kita. Namun saat kita sedang terpuruk, kita mengenal siapa sahabat kita." Saat saya membacanya, saya tersenyum....suatu pernyataan yang sederhana namun itu adalah sebuah realita.
Siapa yang tidak bangga berteman dengan orang yang sedang ada di puncak kesuksesan. Saat seseorang menikmati berkat, akan ada orang yang mulai dekat dan kemudian bersahabat dengannya, karena ingin "kecipratan" berkat yang dia dapatkan. Tertawa bersama, senang bersama, makan bersama, olah raga bersama, melayani Tuhan bersama-sama, saat kita membutuhkan bantuan kecil, teman itu akan bersegera mambantu dengan senang hati, kapanpun kita memerlukan pertolongannya. Sewaktu kita sedang ke luar kotapun, mereka dengan setia selalu "keep contact" dengan kita.
Namun seindah itukah persahabatan?
Bagi saya,persahabatan yang indah bukanlah sampai disitu saja. Yang terpenting adalah, saat semua keadaan berubah,bahkan mungkin berbalik 180 derajat, apakah mereka masih tetap menjadi sahabat? semua akan kita ketahui saat kita sedang masuk dalam keadaan yang sulit.Saat seseorang sudah mulai masuk dalam "lembah", siapakah yang mau berjalan bersamanya di lembah itu, sampai dia bisa menemukan titik terang untuk kembali menaiki puncak pemulihan?
Bila masih ada orang yang masih bersama-sama dengan kita saat melewati "lembah" itu, selalu setia menemani, memberi dorongan, menasehati, menegor, menguatkan, bahkan mungkin menopangmu sampai engkau kuat untuk meraih kembali kesuksesan,dia adalah sahabatmu, itu dia namanya sahabat.
Jadi pertanyaannya sekarang, apa perlu kita punya sahabat? Atau sekalian saja kita tidak usah punya sahabat, karena kita tidak pernah tahu hati seseorang. Daripada kita kelak sakit hati karena dia suatu waktu nanti akan meninggalkan kita sendiri, lebih baik tidak usah sama sekali.
Jawabannya simpel saja. Yesus saja selalu ingin punya sahabat yaitu anda dan saya, apalagi kita, manusia.
Mengapa harus takut bersahabat? Padahal
Siapa yang tidak bangga berteman dengan orang yang sedang ada di puncak kesuksesan. Saat seseorang menikmati berkat, akan ada orang yang mulai dekat dan kemudian bersahabat dengannya, karena ingin "kecipratan" berkat yang dia dapatkan. Tertawa bersama, senang bersama, makan bersama, olah raga bersama, melayani Tuhan bersama-sama, saat kita membutuhkan bantuan kecil, teman itu akan bersegera mambantu dengan senang hati, kapanpun kita memerlukan pertolongannya. Sewaktu kita sedang ke luar kotapun, mereka dengan setia selalu "keep contact" dengan kita.
Namun seindah itukah persahabatan?
Bagi saya,persahabatan yang indah bukanlah sampai disitu saja. Yang terpenting adalah, saat semua keadaan berubah,bahkan mungkin berbalik 180 derajat, apakah mereka masih tetap menjadi sahabat? semua akan kita ketahui saat kita sedang masuk dalam keadaan yang sulit.Saat seseorang sudah mulai masuk dalam "lembah", siapakah yang mau berjalan bersamanya di lembah itu, sampai dia bisa menemukan titik terang untuk kembali menaiki puncak pemulihan?
Bila masih ada orang yang masih bersama-sama dengan kita saat melewati "lembah" itu, selalu setia menemani, memberi dorongan, menasehati, menegor, menguatkan, bahkan mungkin menopangmu sampai engkau kuat untuk meraih kembali kesuksesan,dia adalah sahabatmu, itu dia namanya sahabat.
Jadi pertanyaannya sekarang, apa perlu kita punya sahabat? Atau sekalian saja kita tidak usah punya sahabat, karena kita tidak pernah tahu hati seseorang. Daripada kita kelak sakit hati karena dia suatu waktu nanti akan meninggalkan kita sendiri, lebih baik tidak usah sama sekali.
Jawabannya simpel saja. Yesus saja selalu ingin punya sahabat yaitu anda dan saya, apalagi kita, manusia.
Mengapa harus takut bersahabat? Padahal
Menyimpan Harta di Sorga
oleh : Pdt. Sapta. J. Tandi
Bacaan: Matius 6:19-24
Hari Raya Purim: (Ester 9:20-22)
Tuhan ubah duka cita menjadi sukacita
Tuhan perintahkan untuk membawa antar antaran makanan dan memberikan sedekah kepada orang miskin.
Pergantian musim dingin ke musim semiMengapa tidak boleh menyimpan harta di dunia saja? (Matius6:19)
Kisah Tsunami di Aceh dan Jepang, Kisah keluarga ditipu, kena peyakit ganas, dan lain sebagainya ~ menjelaskan bahwa Harta Duniawi mudah hilang dan lenyap karena tidak aman.
Sebaliknya, jika Anda menggunakan harta kekayaan untuk disimpan di sorga maka:
1. Hati Anda akan melekat ke sorga
2. Anda punya keberanian berdoa sebab Anda punya tabungan disorga
3. Kuasa Alllah dan kemurahanNya akan menyertai kehidupan Anda.
4. Ingat Kita pasti mempunyai kebutuhan, yang terkadang tidak bisa
diatasi dengan kekuatan sendiri tetapi oleh kuasa dari sorga.
Mata yang baik adaah istilah Yahudi tentang kehidupan seseorang yang menggunakan harta kekayaannya untuk membantu orang lain beribadah kpd Tuhan dan membantu orang lain mengatasi kesulitan hidupnya.
Jika Mata baik maka teranglah seluruh tubuhnya, artinya:
1. Anda memiliki dasar iman yang kuat untuk mendapat kasih dan
kemurahan Tihan.
2. Anda layak ditolong dan diberkati Tuhan
3. Anda layak hidup dalam berkat dan mujizat Tuhan
Kisah Perwira di Kapernaum, (Lukas 7:1-4)
ia layak ditolong Tuhan sebab ia mengasihi bangsa Yahudi dan menanggung rumah ibadah orang Yahudi.
Kisah Dorkas, (Kisah 9:36-42)
Ia layak dibangkitkan dari kematian sebab ia banyak berbuat baik dan suka memberi sedekah.
Di dalam 2 Raja-Raja 20:1-4 dijelaskan Alasan Raja Hizkia punya doa yang berani, adalah ia punya tabungan di sorga. Ketika Allah telah memvonis mai terhadap Raja Hizkia, tetapi Responnya tidak kecewa, patah semangat tetapi ia menaikkan doa yang berani. Ia berdoa kepada Tuhan: "Ah Tuhan, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapanMu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mataMu."
Hasilnya: Allah mengabulkan doa Hizkia dan memberinya perpanjangan umur 15 tahun.
Kesaksian:
Bertahun-tahun memberi bantuan untuk pembangunan gedung gereja di berbagai daerah dan banyak gereja. Saat Tuhan memerintahkan saya membangun sendiri gedung gereja GBI di Palembang, Dia memperhitungkan persembahan saya bertahun2 yang lalu sebagai deposito saya di sorga yang bisa cairkan di saat saya membutuhkan untuk membangun gedung gereja.
Bertahun2 saya mendoakan keluarga2 yang mandul, merupakan deposito saya di sorga sebagai dasar keyakinan iman saya yang kuat untuk menaikkan doa yang berani untuk membuka kandungan istri saya yang mandul. Hasilnya: bertahun-tahun kemudian Tuhan memberi kami keturunan, seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki.
Pesan Tuhan: kumpulkan bagimu harta di sorga!
Selasa, 29 Maret 2011
Pesan Gembala Tanggal 25 Maret 2011
Kotbah Gembala Tgl 25 Maret 2011
Berkat dari Hati yang Melekat dengan Allah
Mazmur 91:14-16 menguraikan berkat2 jika hati kita melekat dg Tuhan:
1. Dia meluputkan, membentengi kita;
2. Dia menjawab seruan doa kita;
3. Dia menyertai, meluputkan dan memuliakan kita;
4. Dia memberi kita umur panjang dan kepuasan hidup;
5. Dia memberikan keselamatan kekal buat kita.
Bagaimana membuat hati melekat dengan Tuhan:
1. Anda harus menaruh keyakinan pengharapan dan kasih hanya kepada
Tuhan saja, yang Anda percayai ( Mazmur 91:1-2);
2. Anda harus mengejar Dia sampai Anda ditangkapNya (Filipi 3:10-12);
3. Anda harus menyimpan harta disorga agar hati Anda pun melekat
dengan sorga (Matius 6:19-21);
4. Anda harus membawa persembahan persepuluhan (Maleakhi 3:6-12).
Pesan Tuhan: Melekatkanlah Hati Anda kepada Tuhan
Mazmur 91:14-16 menguraikan berkat2 jika hati kita melekat dg Tuhan:
1. Dia meluputkan, membentengi kita;
2. Dia menjawab seruan doa kita;
3. Dia menyertai, meluputkan dan memuliakan kita;
4. Dia memberi kita umur panjang dan kepuasan hidup;
5. Dia memberikan keselamatan kekal buat kita.
Bagaimana membuat hati melekat dengan Tuhan:
1. Anda harus menaruh keyakinan pengharapan dan kasih hanya kepada
Tuhan saja, yang Anda percayai ( Mazmur 91:1-2);
2. Anda harus mengejar Dia sampai Anda ditangkapNya (Filipi 3:10-12);
3. Anda harus menyimpan harta disorga agar hati Anda pun melekat
dengan sorga (Matius 6:19-21);
4. Anda harus membawa persembahan persepuluhan (Maleakhi 3:6-12).
Pesan Tuhan: Melekatkanlah Hati Anda kepada Tuhan
Langganan:
Postingan (Atom)
Songs from the Cave Setiap kita hadapi setiap musim hidup yang silih berganti. Tuhan ijinkan banyak hal yang mengkondisikan kita berjej...
-
Makna Rohani "HEBRON" Untuk dapat memahami arti rohani dari Hebron bagi orang2 percaya, pertama-tama kita haus menelaah orang-or...
-
Amsal 4 Daud menekankan hikmat pd Salomo. daud menekankan Hikmat dan pengertian. Namun Daud kurang dlm didikan (pembentukan k...
-
Songs from the Cave Setiap kita hadapi setiap musim hidup yang silih berganti. Tuhan ijinkan banyak hal yang mengkondisikan kita berjej...